Review Question - Part 1 Introduction to Database

Minggu, 29 Januari 2017
Posted by Afif Ramadhan

Disusun oleh Anggota Kelompok Basis Data SI-39-01 Telkom University :
- Syabatra Hasaid (1202150001)
- Rangga Ayesha (1202151233)
- Sanny Putra H. (1202154121)
- Afif Ramadhan (1202154217)
- Rizki Nuzuli (1202154225)




(1.1)  Definisikan istilah berikut ini : data, database, DBMS, database system, database catalog, program-data independence, user view, DBA, end user, canned transaction, deductive database system, persistent object, meta-data, and transaction-processing application.
Jawab :

Data
merupakan sesuatu yang diketahui sebagai fakta yang dapat dicatat dan memiliki makna yang tersirat. Data juga merupakan sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih adanya suatu pengolahan.

Database adalah
kumpulan data yang saling berkaitan yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi.

DBMS (Database Management System) merupakan sebuah software atau perangkat lunak atau sistem untuk memudahkan pembuatan dan pemeliharaan database computer.

Database System merupakan software DBMS bersama-sama dengan data itu sendiri. Terkadang, program aplikasi dan interface juga disertakan.

Database Catalog merupakan semacam kamus data yang berisi beberapa entri yang berbentuk tabel relasi antar data.

Program Data Independence adalah struktur file data yang disimpan dalam katalog DBMS secara terpisah dari program yang kita akses.


User View merupakan tampilan aplikasi untuk pengguna.

DBA (Database Administrator) adalah administrator atau seseorang yang bertanggung jawab untuk otorisasi ke database, koordinasi dan pemantauan penggunanya, dan memperoleh sumber daya perangkat lunak dan perangkat keras yang diperlukan.

End User merupakan seseorang yang menggunakan database untuk query, laporan, dan memperbarui database.

Canned Transaction adalah sebuah pekerjaan dimana menggunakan program yang sebelumnya dilaksanakan dan diuji yang biasanya seputar query, memperbarui database serta menggunakan jenis query yang standar.

Deductive Database System merupakan sistem database yang menyediakan kemampuan untuk mendefinisikan pengurangan aturan untuk informasi baru dari fakta database yang disimpan.

Persistent Object adalah objek yang secara terus menerus ada pada database.

Meta-Data adalah
informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau setidaknya menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, atau dikelola.

Transaction Processing Application adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi.



(1.2)  Apa empat jenis utama dari tindakan yang terlibat dalam database ? Bahas masing-masing secara singkat.
Jawab :

Pada dasarnya ada 4 tindakan kita yang terlibat dalam database :
1.      Mendefiniskan database : Definisi database untuk mendefinisikan database seperti struktur database, tipe database untuk menyimpan data ke dalam database. Hal ini disebut metadata dari data.
2.      Membangun database : Membangun basis data adalah proses dimana data bisa disimpan ke dalam database dan dapat dipertahankan oleh DBMS.
3.      Memanipulasi database : Memanipulasi database untuk mengambil database dengan menggunakan query dan untuk memasukkan, update dan menghapus database juga. 
4.   Share database : Share database untuk berbagi basis data di antara banyak pengguna sehingga lebih dari satu pengguna dapat mengakses database pada satu waktu.



(1.3)  Apa tanggung jawab dari DBA (Database Administrator) dan Database Designer?
Jawab :

Database Administrator
Database Administrator (DBA) bertanggung jawab untuk perizinan akses ke database, koordinasi dan pemantauan penggunaannya, dan memperoleh perangkat lunak dan perangkat yang sebagaimana diperlukan. DBA bertanggung jawab untuk masalah seperti pelanggaran keamanan dan waktu respon sistem yang buruk. Dalam organisasi besar, DBA dibantu oleh staf yang melakukan fungsi-fungsi tersebut.

Database Designer
Desainer Database bertanggung jawab untuk mengidentifikasi data yang akan disimpan dalam basis data dan untuk memilih struktur data yang tepat untuk mewakili dan menyimpan data. Tugas-tugas ini sebagian besar dilakukan sebelum database benar-benar diimplementasikan dan diisi dengan benar. Ini adalah tanggung jawab desainer database untuk berkomunikasi dengan semua pengguna database yang diharapkan untuk memahami kebutuhan mereka dan untuk menciptakan sebuah rancangan yang memenuhi persyaratan yang ada.

 


(1.4)  Diskusikan karakteristik utama dari pendekatan database dan bagaimana hal itu berbeda dari sistem file tradisional.
Jawab :


Dalam berkas sistem tradisional, sistem hanya dapat menerjemahkan elemen data secara sendiri-sendiri. Sebaliknya, dalam database, nama-nama atau label data hanya dapat didefinisikan sekali, dan digunakan berulang kali oleh Queries, transaksi, dan aplikasi. Sehingga di dalam pendekatan database, data yang tersimpan dapat dengan mudah untuk diedit dan dibagikan. Perusahaan-perusahaan besar biasanya menggunakan pendekatan database karena jumlah data yang mereka miliki sangat banyak dan data harus bisa terintegrasi dengan aplikasi-aplikasi yang ada di perusahaan tersebut.



(1.5)  Apa saja jenis dari End Users atau pengguna Database? Diskusikan setiap aktifitas utama.
Jawab :


Programmer Aplikasi

Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis pada bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dan lain-lain).
Pemakai Mahir (Casual User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS.
Pemakai Umum (End User / Naive User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah ditulis (disediakan) sebelumnya.
Pemakai Khusus (Specialized / Sophisticated User)
Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, dan lain-lain, yang bisa saja mengakses basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.



(1.6)  Diskusikan kemampuan yang harus disediakan oleh DBMS.
Jawab :


Kecepatan dan kemudahan (Speed )
Pemanfaatan Database memungkinkan kita untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan ( manipulasi ) dan menampilkan kembali data tersebut dengan cepat dan mudah, dari pada kita menyimpan data secara manual.

Efisien ruang penyimpanan (Space)
Dengan Database penggunaan ruang penyimpanan data dapat dilakukan karena kita dapat melakukan penekanan jumlah pengulangan data dengan menerapkan sejumlah pengkodean .

Keakuratan (Acuracy)
Pemanfatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data dengan penerapan aturan atau batasan tipe data dapat diterapkan dalam Database yang berguna untuk menentukan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan.

Keamanan (Security)
Dalam sejumlah sistem ( apilkasi ) pengelolah database tidak menerapkan aspek keamanan dalam penggunaan database. Tetapi untuk sistem yang besar dan serius, aspek keamanan juga dapat diterapkan. Dengan begitu kita dapat menentukan siapa yang boleh menggunakan database dan menentukan jenis operasi-operasi apa saja yang boleh dilakukan.

Terpeliharanya keselarasan data (Consitant)
Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan

Data dapat dipakai secara bersama (shared)
Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secara batch maupun on-line) pada saat bersamaan.

Dapat diterapkan standarisasi (standardization)
Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.



(1.7)  Diskusikan perbedaan antara Sistem Database dengan Sistem Pencarian Informasi
Jawab :
 
Perbedaan Sistem Database dengan Sistem Pencarian Informasi yaitu, Sistem database biasa dipakai oleh perusahaan atau industri yang terus menerus mendapatkan informasi secara rutin seperti contoh (Industri Manufaktur, Perbankan, Asuransi, dan Industri Kesehatan) dan juga data didapat dari bentuk form, faktur atau dokumen pendaftaran pasien. Sementara itu Sistem

Sistem
Pencarian Informasi menangani segala jenis seperti buku, manuskrip, dan artikel, data yang didapat dikaitkan dengan indeks, katalog, ataupun dikelompokan dengan kata kunci dari materi tersebut. Sistem Pencarian Informasi bekerja layaknya mensin pencari karena sebagian besar pengerjaannya dilakukan dengan cara mencari kata kunci dan mengurutkannya berdasarkan relavansi dari informasi yang ingin ditemukan. Dengan berkembangnya Web dan HTML kini data yang ditemukan tidak hanya berbentuk teks, tetapi dapat berbentuk gambar atau objek yang aktif dan terus berubah secara dinamis.
  







Referensi :
1) Fundamentals of Database Systems 6th Edition
 

Welcome to My Blog

Entri Populer

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Copyright 2017 , Afif Ramadhan's Blog. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

About Me

- Copyright © Afif Ramadhan's Blog - Everything is Knowledge -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -